Asuransi Bayar Sesuai Tagihan

Nabung Dapat Income

Bisnis Online

Investasi BCA

SOLUSI PRIA

Tes Jenis Kulit Mu!


Temukan Kecantikan Kulit Sejati Mu 
Pengetahuan tentang apa jenis kulit wajah Anda yang sebenarnya,
merupakan satu dasar yang sangat penting dalam kecantikan.
Kenapa hal tersebut penting?
Hal ini memiliki peran yang sangat penting dan vital dalam perawatan kulit
wajah, memilih produk perawatan kulit wajah, dan pemilihan make-up yang
tepat.
Sebagai contohnya, banyak produk pembersih wajah (susu pembersih) yang
memiliki beragam variasi pilihan jenisnya. Ada yang untuk kulit berminyak,
kering, normal, dan sebagainya. Setiap jenis pembersih yang berbeda
memiliki kandungan bahan pembuat yang berbeda pula. Kandungannya
disesuaikan dengan bahan-bahan apa saja yang bekerja lebih efektif untuk
jenis kulit tertentu

Misalnya, Pembersih wajah untuk kulit berminyak menggunakan formula yang
bebas minyak (oil free). Nah… bayangkan, apa yang akan terjadi ketika orang
yang salah diagnosa dan menganggap memiliki kulit berminyak menggunakan
pembersih yang seperti itu. Akibatnya… kulitnya akan semakin kering. Apakah
Anda tahu tidak, kalo kulit kering menjadi salah satu pemicu timbulnya
kerutan alias penuaan dini? Ih…. Gak mau kan?! Menjadi kelihatan cepat tua
gara-gara salah memakai pembersih…
Bukan hanya dalam hal perawatan wajah saja, memilih make-up pun harus
memperhatikan jenis kulit lo… pernahkah Anda melihat orang yang make-upnya
menggumpal-gumpak di wajah atau yang mengkilat, kelihat berminyak
sekali. Sehingga orang tersebut tampak belepotan, tidak rapi, dan kelihatan
jorok? Kemungkinan… orang tersebut salah memilih make-up. Entah itu untuk
pelembabnya, alas bedak atau bahkan keduanya. Mungkin, kulitnya
berminyak, lalu memakai krim pelembab dan alas bedak yang berbentuk

compact/cake (padat). Padahal, kedua make-up (krim pelembab dan alas
bedak padat tersebut) masuk zona merah bagi kulit berminyak. Karena kedua
bahan tersebut banyak mengandung minyak.
Nah… itu baru dua “bencana” yang diakibatkan karena salah diagnosa. Contoh
yang saya sebutkan itu adalah contoh yang paling gampang. Dan masih
buanyak lagi “bencana” yang bisa ditimbulkannya. Itu baru dari kesalah
memilih produk kosmetik saja lo… belum tentang perawatan dan lain
sebaginya.
Memang sih… ada sebagian orang yang merasa yakin memiliki kulit dengan
suatu jenis tertentu. Karena ciri-ciri fisiknya sangat jelas, seperti kulitnya
berminyak sekali, berarti kemungkinan dia memiliki jenis kulit yang
berminyak. Tetapi apakah Anda sudah yakin benar? Lalu bagaimana kalo
salah?
Masih bingung?
Bagi yang masih bingung…. Ikuti saya!
Dan bagi yang sudah yakin, gak ada salahnya kan… memastikannya lagi.
Sekarang… coba lakukan tes kecil untuk mengetahui bagaimana jenis kulit
Anda yang sebenarnya.
Anda siap??
 Pertama, basahi dulu wajah Anda dengan air,
 Diamkan selama 1 sampa 2 jam, tanpa menggunakan produk
kecantikan apapun,
 Lanjutkan dengan menekannya pada bagian kening, hidung,
dagu, dan pipi menggunakan tisu, n lihat hasilnya…
o Bila tidak ada berkas minyak di kulit, berarti Anda
memiliki kulit wajah normal

o Bila permukaan wajah meninggalkan berkas berminyak,
berarti Anda memiliki kulit wajah berminyak.
o Bila terdapat serpihan kulit yang terbawa tisu, berarti
Anda memiliki kulit wajah kering. Perlu diingat, bila kulit
tetap kering meski telah diberi pelembab, ada
kemungkinan kulit mengalami peradangan atau infeksi.
Lebih baik konsultasikan pada dokter spesialis kulit.
o Bila beberapa bagian kulit wajah di daerah T (kening,
hidung, dan dagu) terdapat berkas minyak, berarti Anda
memiliki kulit wajah kombinasi kering-berminyak.
Bagaimana dengan punya Anda? Semoga tes kecil tersebut bisa memberi
pencerahan baru kepada Anda.
Selamat mencoba dan temukan kecantikanmu dengan perawatan, produk,
dan make-up yang tepat.
Category: 0 komentar

Jurus Atasi Keriput



Baik Anda mengakuinya atau tidak, kita semua tidak bisa terhindar dari hal ini.
Jika kita bertambah tua, kulit lama-lama akan jadi tipis dan keriput. Ini wajar karena kelembaban yang dihasilkan kelenjar pelumas dan daya elastisitas (kelenturan) serabut kulit telah jauh berkurang. Kemungkinan keriput jadi makin besar kalau kondisi tubuh buruk, kulit mengalami stress, kulit kurang dirawat dengan baik, dan ada faktor
turunan.

Karena kita tidak dapat menghindarinya, yang bisa kita lakukan hanya mengurangi agar
penampakannya tidak terlalu cepat. Anda harus menerapkan sebuah metode perawatan khusus untuk kulit yang mulai menua ini.


Cara yang bisa dilakukan adalah dengan :
 Selalu membersihkan wajah dengan susu krim pembersih wajah. Menjelang tidur atau setelah bangun.
 Oleskan krim malam, memijatnya secara memutar. Krim malam berfungsi untuk menjaga kelembaban kulit, dan membantu kulit terlahir kembali.
 Memakai masker jenis peel off seminggu dua kali. Masker ini berfungsi untuk mengankat kotoran dan minyak berlebih pada wajah.
 Melakukan home peeling sebulan sekali. Peeling berguna untuk merontokkan kulit mati penyebab keriput dan flek-flek hitam. Peeling hanya boleh menempel pada kulit sekitar 3-5 menit saja, karena peeling mengandung bahan aktif. Jika terlalu lama menempel pada kulit, kulit bisa menjadi terkelupas dan kemerahan.
 Hendaknya selalu memakai tabir surya atau sun block ketika beraktifitas di luar rumah, untuk menghindari kulit dari sinar matahari yang efek terbakar.



Category: 0 komentar

Letak G Spot Dapat Dideteksi?


ROMA, RABU - Titik rahasia pada organ genital wanita yang disebut G spot selama ini kerap mengundang rasa penasaran. Bagian yang satu ini memang dikenal sebagai area paling sensitif dan dianggap sebagai salah satu kunci menuju kepuasan seksual kaum Hawa.

Sebagian wanita percaya bahwa dengan merangsang area misterius dalam vagina ini dapat menimbulkan orgasme yang luar biasa. Jika suatu pasangan secara tak sengaja menemukan G spot, orgasme yang hebat akan dapat mereka rasakan. Namun pada sesi berikutnya, belum tentu titik G spot akan mudah ditemui.

Sejauh ini, para ahli belum dapat menemukan sebuah metode ilmiah yang menentukan secara pasti letak titik paling sensitif ini. Bahkan eksistensi G spot sendiri menjadi perdebatan sejak 1980-an ketika istilah ini menggelinding sebagai wacana yang dapat menjelaskan mengapa beberapa wanita mampu mencapai orgasme lewat stimulasi vagina, sedangkan beberapa wanita lainnya tidak bisa.

Sajumlah ahli seks juga mengklaim bahwa istilah G spot justru telah menimbulkan problem kecemasan di antara para wanita yang belum dapat mencapai kepuasan seksual, termasuk pasannganya.

Walaupun masih kontroversi, penelitian tentang G spot tidak pernah berhenti. Seperti dimuat edisi terbaru majalah New Scientist, para ahli dari Universitas L´Aquila di Italia baru-baru ini mengklaim telah berhasil mendeteksi letak sebuah jaringan tebal pada vagina yang diduga sebagai G spot. Temuan ini juga dipublikasikan dalam jurnal Sexual Medicine.

Dengan melibatkan sebanyak 20 wanita, riset yang dipimpin oleh Dr Emmanuele Jannini berhasil menentukan posisi G spot dengan menggunakan metode ultrasound. Teknik ini dapat menentukan ukuran serta bentuk sebuah jaringan tebal di luar ¨dinding depan¨ vagina yang diduga merupakan letak G spot.

Pada sembilan wanita, yang selama riset dilaporkan mengalami orgasme melalui rangsangan vagina, jaringan yang letaknya antara vagina dan uretra - saluran tempat mengeluarkan urin - ini rata-rata lebih tebal dibandingkan 11 wanita lainnya yang tidak mampu mencapai orgasme melalui rangsangan serupa.

¨Untuk pertama kalinya, ada metode yang memungkinkan untuk menentukan dengan mudah, cepat dan murah bahwa wanita memiliki area G spot atau tidak,¨ ungkap Dr Jannini.

Walau pun Jannini yakin dengan temuannya. Dr Tim Spector dari St Thomas Hospital di London memiliki pendapat berbeda. Dalam New Scientist, Spector berargumen bahwa jaringan yang tebal ini mungkin saja sebenarnya hanya bagian dari klitoris, salah satu bagian genital wanita yang juga dikenal sangat sensitif.

Dugaan lain yang muncul adalah fenomena jaringan tebal ini lebih disebabkan oleh seringnya wanita mengalami orgasme. Dengan frekuensi orgasme yang berulang atau sering, mungkin akan menyebabkan pembentukan otot yang lebih baik pada jaringan tersebut.

Sementara itu Dr Petra Boynton, seorang psikolog seks dari Universitas College di London mengatakan bahwa seluruh industri saat ini telah berkembang di sekitar masalah G spot. Menurutnya, sungguh tidak berguna untuk mengatakan bahwa wanita yang tidak mampu menemukan area G spot mengalami ¨disfungsi¨.

¨Kita semua tentu berbeda. Beberapa wanita memiliki beberapa area tertentu dalam vagina yang sangat sensitif, dan beberapa lainnya tidak. Namun mereka tidak perlu menyebut area ini sebagai G spot. Jika semua wanita menghabiskan waktunya untuk mencemaskan apakah dirinya normal, punya G spot atau tidak, ia akan hanya terfokus pada satu area dan menghiraukan yang lain,¨ ungkap Boynton.

¨Ini akan meyakinkan kepada masyarakat bahwa hanya ada satu cara terbaik untuk melakukan seks, yang tentunya hal ini tidak tepat untuk dilakukan,¨ tegasnya.
Category: 1 komentar

Tips Perawatan Payudara Saat Hamil


Rekan semua, kehamilan merupakan hal yang sangat ditunggu oleh setiap wanita telah menikah. Seorang wanita seakan menuju gerbang kesempurnaan karena mengandung penerus keluarga.

Hal yang harus diperhatikan adalah, bahwa selama kehamilan seluruh tubuh mengalami perubahan karena mempersiapkan kehidupan si jabang bayi selama di dalam rahim ibu, juga pasca kelahirannya, tidak terkecuali payudara.

Selama kehamilan payudara mengalami perubahan. Yakni lebih kencang. Merawat payudara dengan baik selama hamil akan berdampak pada produksi ASI. Berikut ini adalah tips untuk merawat payudara pada saat hamil, di bagi berdasarkan fase kehamilan.

Umur kehamilan 3 bulan
Periksa puting susu untuk mengetahui apakah puting susu datar atau masuk ke dalam dengan cara memijat dasar puting susu secara perlahan. puting susu yang normal akan menonjol keluar. Apabila puting susu tetap datar atau masuk kembali ke dalam payudara, maka sejak hamil 3 bulan harus dilakukan perbaikan agar bisa menonjol. Caranya adalah dengan menggunakan kedua jari telunjuk atau ibu jari, daerah di sekitar puting susu diurut ke arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. Dilakukan sehari dua kali se-lama 6 menit.

Usia Kehamilan 6-9 Bulan
Kedua telapak tangan dibasahi dengan minyak kelapa, kemudian pijat puting susu sampai areola mamae (daerah sekitar puting dengan warna lebih gelap) dikompres dengan minyak kelapa selama 2-3 menit. Tujuannya untuk memperlunak kotoran atau kerak yang menempel pada puting susu agar mudah dibersihkan. Jangan membersihkan dengan alkohol karena dapat menyebabkan puting susu lecet.
Selanjutnya kedua puting susu dipegang lalu ditarik, diputar ke arah dalam dan ke arah luar (berlawanan jarum jam). Pangkal payudara dipegang dengan kedua tangan, lalu diurut ke arah puting susu sebanyak 30 kali sehari. Lalu pijat kedua areola mamae hingga keluar 1-2 tetas. Setelah itu, puting susu dibersihkan dengan handuk kering dan bersih.

Pemijatan Payudara
Bersihkan payudara memakai air, lalu pijat memakai minyak. Pemijatan dilakukan dengan kedua tangan, sekeliling payudara diurut memutar search jarum jam can kemudian berbalik arah/ berlawanan jarum jam. Setelah itu lakukan pengurutan dari bawah menuju puting, namun putingnya sendiri tak perlu di-massage karena tak berkelenjar. Usai massage, ketuk-ketuklah payudara memakai ujung jari atau ujung ruas jari.

Senam Teratur
Senam yang bisa dilakukan, posisi berdiri, tangan kanan memegang bagian lengan bawah kiri dekat siku, sebaliknya tangan kiri memegang lengan bawah kanan (seperti orang bersedakep). Kemudian tekan kuatkuat ke arah dada dengan cara mempererat pegangan, sehingga terasa tarikannya pada otot-otot di dasar payudara. Selanjutnya lemaskan kembali. Lakukan berulang-ulang hingga 30 kali. Yang kedua, Pegang bahu dengan kedua ujung tangan, kemudian siku diputar ke depan sehingga lengan bagian dalam mengurut (massage) payudara ke arah atas. Diteruskan gerakan tangan ke atas ke belakang can kembali pada posisi semula. Lakukan latihan ini 20 kali putaran.

Memakai Bra yang Pas
Untuk mengatasi rasa tak enak pada saat payudara membesar, pakailah bra yang pas dan bisa memegang. Jangan pakai yang terlalu ketat atau longgar, tapi harus benarbenar pas sesuai ukuran payudara saat itu dan dapat menopang perkembangan payudara.

Nah, buat rekan yang sedang menanti kelahiran buah hati selamat berlatih dengan tips sederhana ini… :)
Category: 0 komentar