Asuransi Bayar Sesuai Tagihan

Bisnis Online

Formula Bisnis

Komisi Gratis

Investasi BCA

SOLUSI PRIA

Pengetahuan Tentang Menopause


Sudah sering dengar, kan, istilah menopause? Bahkan mungkin Anda juga sudah kerap membaca tentang hal itu. Yang jelas, tahun-tahun menjelang menopause dan sesudahnya memberi banyak perubahan pada tubuh kita. Tahukah Anda apa yang persisnya terjadi? Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan Anda tentang para dan pasca menopause, jawab kuis berikut.

1. Sebagian besar wanita mengalami menopause di usia 50 tahun.
* Betul
* Salah
2. Anda dapat mengalami gejala menopause walaupun sedang haid.
* Betul
* Salah
3. Pada saat mendekati menopause, kemungkinan Anda akan mengalami hot flash.
* Betul
* Salah

4. Sesudah menopause, wajar bila Anda mengalami perdarahan atau mengeluarkan bercak-bercak.
* Betul
* Salah
5. Sesudah menopause akan terjadi osteoporosis.
* Betul
* Salah
6. Masalah saluran air kencing pada wanita menjadi problem yang umum terjadi sesudah menopause.
* Betul
* Salah
7. Sesudah menopause, dibutuhkan waktu yang lebih lama untuk dapat terangsang secara seksual.
* Betul
* Salah
8. Gangguan tidur wajar dialami selama masa pra menopause tetapi akan menjadi lebih baik begitu mengalami menopause.
* Betul
* Salah

9. Bila mengalami menopause secara mendadak, gejala-gejala yang dialami biasanya lebih hebat.
* Betul
* Salah
10. Gejala menopause memerlukan penanganan medis.
* Betul
* Salah

Jawaban:

1. Salah
Menopause yang alami berlangsung lebih sering di usia awal 50-an, yaitu antara 51 atau 52 tahun. Namun tidak ada dua wanita yang mengalami menopause dengan cara yang sama dan hal ini termasuk usia pada saat mereka mulai memasuki menopause. Bisa terjadi satu wanita mengalami menopause lebih dini, di usia 30 tahun misalnya, sementara wanita yang lain kemungkinan mengalami menopause di akhir 50 tahun atau bahkan di usia 60 tahun.

2. Betul
Beberapa tahun sebelum haid yang terakhir, Anda akan mengalami gejala-gejala menopause walaupun sedang menstruasi. Hal ini terjadi selama masa pra menopause, pada saat menopause, dan biasanya satu tahun sesudah menopause.

Selama pra menopause, tingkatan hormon berfluktuasi; menstruasi yang dialami bisa lebih berat atau lebih ringan dari biasanya. Anda dapat mengalami siklus menstruasi lebih lama ataupun lebih pendek. Bahkan mungkin saja tidak mengalami menstruasi di satu periode dan baru menstruasi lagi di periode berikutnya. Walaupun kesuburan berkurang selama pra menopause, kemungkinan untuk hamil bisa saja terjadi.

3. Betul
Walaupun tidak semua wanita mengalamai hot flash di masa pra ataupun pasca menopause, mayoritas wanita mengalaminya. Kira-kira sekitar 80 sampai 85 persen wanita mengalami hot flash selama pra dan pasca menopause. Frekuensi dan rasa yang dialami bervariasi. Hot flash dapat dikurangi dengan cara tidak meminum alkohol dan tidak makan makanan yang pedas atau dengan melakukan terapi estrogen jika memang disarankan dokter.

4. Salah
Walaupun wajar mengalami bercak-bercak atau perdarahan yang tidak teratur selama pra menopause, tidaklah normal bila mengalami perdarahan sesudah menopause. Kecuali bila Anda sedang mengikuti terapi hormon. Konsultasikan perdarahan yang tidak Anda harapkan ke dokter agar dapat diantisipasi sedini mungkin.

5. Betul
Osteoporosis meningkatkan risiko fraktur (patah tulang). Olahraga yang teratur dapat membantu menjaga agar otot dan tulang tetap kuat. Untuk menghindari osteoporosis, Anda dapat mengonsumsi kalsium dan vitamin D yang cukup. Anda harus mengonsumsi produk susu yang banyak, makanan dan minuman yang mengandung kalsium, serta sayur-sayuran. Atau juga dapat mengonsumsi suplemen kalsium yang mengandung vitamin D. Bila memiliki risiko osteoporosis yang signifikan, dokter akan memberi obat yang berfungsi menjaga agar tulang tetap kuat serta untuk mengurangi risiko fraktur.

6. Betul
Menopause (di mana jumlah hormon estrogen menurun) memegang peranan pada beberapa masalah saluran kencing. Tingkatan estrogen yang menurun menyebabkan menyusut dan menipisnya saluran kencing. Anda menjadi rentan dengan sistem infeksi saluran kencing dan masalah saluran kencing lainnya. Selama masa pra dan pasca menopause, Anda dapat mengalami satu atau lebih dari masalah/perubahan saluran kencing berikut ini:

* Keinginan buang air kecil bertambah sering
* Dorongan tiba-tiba untuk buang air kecil walaupun kandung kemih tidak penuh
* Tidak dapat mengendalikan keinginan untuk buang air kecil sehingga mengompol
* Keinginan untuk buang air kecil di malam hari
* Mengompol pada saat batuk, tertawa, bersin atau saat mengangkat barang
* Mengompol pada saat melakukan hubungan seks atau saat orgasme
* Perasaan panas di dalam saluran kencing ketika buang air kecil

Bila masalah-masalah di atas sangat mengganggu aktivitas sehari-hari Anda, konsultasikan permasalahannya ke dokter.

7. Betul
Sesudah masa transisi menopause, fungsi seksual Anda bisa berubah. Walaupun gairah seksual cenderung menurun, baik untuk pria maupun wanita dengan bertambahnya usia, umumnya terjadi penurunan gairah pada wanita di usia 40an dan 50 an, pada saat tingkatan estrogen menurun. Pada masa ini diperlukan waktu yang cukup lama untuk dapat terangsang. Lapisan kulit dan jaringan vagina menipis dan mengering dan hal ini dapat membuat rasa tidak nyaman dan sakit saat berhubungan seks.

Hal ini berdampak pada sebagian wanita yang kurang dapat menikmati hubungan seksual. Tetapi bagi sebagian wanita lagi, mereka justru menikmati kebebasan melakukan hubungan seksual tanpa merasa takut akan hamil, tidak harus memakai KB, merasa nyaman dengan tubuh mereka, dan justru semakin mesra dengan pasangan mereka. Pada umumnya wanita yang menikmati seks di usia mudanya tetap merasa puas dan tidak mengalami masalah dalam hubungan seks pada saat menopause dan pada pasca menopause.

8. Salah
Selama pra menopause dan sesudah menopause, banyak wanita yang mengalami gangguan sulit tidur. Gangguan tidur cenderung memburuk sejalan dengan tahapan menopause yang sedang berlangsung. Anda mungkin sulit tidur, tertidur lelap atau tertidur kembali sesudah bangun di tengah malam. Atau Anda bangun lebih awal dari biasanya.

Pada malam hari, Anda mungkin merasakan hot flash yang memicu keluarnya keringat dengan banyak sehingga membuat basah kuyup dan merasa tidak nyaman dan membuat Anda terbangun. Gangguan tidur yang dialami dari satu malam ke malam berikutnya membuat Anda mudah marah, mengalami gangguan untuk berpikir jernih, dan gangguan daya ingat.

9. Betul
Para dokter tidak mengetahui mengapa tetapi menopause yang dialami secara mendadak sesudah operasi rahim yang diangkat atau karena perawatan kanker sering dihubungkan dengan gejala menopause yang lebih hebat. Biasanya wanita yang mengalami menopause karena alasan medis atau operasi, akan lebih banyak memerlukan perawatan pada gejala menopause yang dialaminya.

10. Salah
Menopause merupakan proses alami. Efeknya tidak banyak tetapi membuat Anda merasa peka dengan rasa panas atau sulit tidur bila mendengar suara di malam hari. Biasanya gejala ini dapat diatasi tanpa memerlukan obat-obatan. Sebaliknya, Anda tidak harus menyerah dengan gangguan-gangguan seperti hot flash, gangguan tidur, dan masalah seksual. Namun bila gangguan-gangguan ini sangat mengganggu kehidupan, perawatan dan pengobatan yang efektif dapat dilakukan. (Tabloid Nova)
Category: 1 komentar

1 komentar:

Poskan Komentar