Asuransi Bayar Sesuai Tagihan

Bisnis Online

Formula Bisnis

Komisi Gratis

Investasi BCA

SOLUSI PRIA

Manfaat dan Risiko Menyusui

enak-ya-dikThe American Academy of Pediatricians Nurses Associates dan The National Association of Pedriatic and Practitioners merekomendasikan menyusui sebanyak mungkin pada tahun pertama bayi. ASI bergizi sangat hebat serta mengandung karbohidrat, protein, dan lemak esensial bagi kesehatan bayi. ASI juga mengandung antibodi yang membantu pencegahan infeksi dan alergi.

Banyak studi menunjukkan bahwa menyusui dapat membantu perlindungan bayi terhadap infeksi telinga, alergi, diare, eksim, meningitis bakteri, serta berbagai penyakit serius lainnya. Penelitian juga menunjukkan bahwa menyusui mengurangi risiko anemia (kekurangan zat besi) pada bayi, infeksi lambung dan usus halus.

Menyusui juga memberikan manfaat menyehatkan sang ibu. Saat menyusui tubuh ibu melepaskan hormon-hormon yang membuat rahim mengecil setelah melahirkan, juga mengurangi pendarahan. Ibu yang menyusui biasanya lebih mudah turun bobot badannya setelah kehamilan. Berdasar The American Academy of Pediatrics, menyusui juga membantu wanita membangun kepadatan mineral tulang serta mencegah osteoporosis setelah menopause.

Hampir semua wanita dapat menyusui, namun sebagian kecil wanita tidak dapat melakukannya. Masalah pada bayi yang menyebabkan tidak dapat menyusu meliputi:
1.Kelahiran prematur atau lahir dengan ukuran kecil
2.Cacat lahir seperti bibir dan gusi sumbing
3.Masalah pencernaan seperti penyakit kuning ASI (breast milk jaundice), penyakit pada liver bayi yang disebabkan ASI dan galactosemia (tidak bisa menerima ASI)
4.Masalah dengan menyusu
5.Kondisi fisik yang lemah

Kondisi yang kurang sehat juga dapat menghalangi seorang wanita untuk menyusui. Kanker payudara, infeksi payudara yang berat, atau jenis kanker yang lain dapat menghalangi wanita menyusui bayinya. Wanita dengan HIV positif, AIDS, penyakit jantung, mengalami malnutrisi (kurang gizi), atau TBC yang tidak diobati direkomendasikan tidak menyusui. Pada kasus tertentu, wanita tidak cukup memiliki ASI untuk disusukan.

Jika seoranhg ibu memutuskan untuk tidak menyusui anaknya, dia harus memahami bahwa menyusui merupakan tanggungjawab utama yang menuntut ibu tetap sehat dan terpenuhi gizinya. Wanita yang menyusui harus makan makan berimbang, makanan yang bergizi. Sumber karbohidrat, sayur, buah, susu yang mengandung kalsium sangat dianjurkan.

Banyak dokter setuju, aman bagi ibu menyusui untuk mengkonsumsi sedikit kafein (satu dua cangkir sehari). Jika terlalu banyak akan berpengaruh pada tidur bayi yang akan membuatnya rewel. Alkohol harus dihindari oleh ibu menyusui karean akan masuk mulut bayi melalui ASI.

Efek samping atau kompliksi menyusui meliputi:
1.Puting sakit atau pedih
2.Bengkak payudara (engorgement)
3.Kelelahan
4.Sensasi pedih saat ASI dihisap
5.Saluran ASI tersumbat
6.Mastitis (infeksi payudara)

Category: 0 komentar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar